Beranda Berita Tips Bepergian dengan Pesawat

Tips Bepergian dengan Pesawat

915

Menggunakan pesawat untuk mencapai tujuan yang jauh saat berlibur atau bepergian merupakan pilihan paling ideal dan logis. Pesawat memang menjadi moda transportasi paling cepat untuk menjangkau jarak yang jauh.

Saat naik pesawat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar penerbangan Anda terasa nyaman, terutama terkait masalah kesehatan. Apalagi jika penerbangan tersebut harus memakan waktu yang lama atau melewati zona waktu yang berbeda. Penerbangan dengan pesawat dalam waktu lama bisa saja menimbulkan sejumlah masalah kesehatan dan kenyamanan atau bahkan stres. Tentu Anda tak ingin liburan atau perjalanan Anda terganggu karena masalah tersebut.

Saat mengudara, kabin pesawat memiliki tekanan udara dan kadar oksigen yang lebih rendah dari kondisi normal.
Hal ini tentu akan berpengaruh pada kondisi tubuh kita. Jika kondisi Anda prima, tubuh akan lebih mudah beradaptasi. Akan tetapi jika Anda memiliki masalah kesehatan tertentu sehingga membutuhkan oksigen tambahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter Anda sebelum melakukan penerbangan jarak jauh. Bahkan, beberapa penerbangan meminta surat keterangan dokter untuk kebutuhan oksigen ekstra tersebut dengan membayar biaya tambahan. Di surat tersebut akan disebutkan keterangan kadar oksigen yang Anda butuhkan.

Saat naik pesawat kenakan pakaian dan sepatu yang nyaman. Kondisi di dalam kabin bisa sangat panas atau bahkan lebih dingin. Oleh karena itu, siapkan pakaian ekstra dan kaus kaki untuk menghadapi temperatur yang dingin.

Hindari duduk dengan menyilangkan kaki dan melepas sepatu. Kondisi tekanan udara di kabin yang rendah akan menyebabkan bengkak pada kaki dan rasa tidak nyaman saat Anda kembali mengenakan sepatu. Perbanyak minum air putih dan hindari alkohol atau minuman mengandung kafein untuk mengurangi risiko dehidrasi.

Perbedaan tekanan udara, terutama saat lepas landas dan mendarat juga menyebabkan keluhan lainnya yang sering dialami penumpang pesawat, yaitu sakit telinga. Sakit pada telinga biasanya diakibatkan oleh adanya perubahan tekanan udara di kabin yang dapat mengganggu keseimbangan tekanan di luar telinga dan telinga tengah, yang dikenal dengan Tuba Eustachius.

Tuba Eustachius berfungsi menyamakan tekanan di dalam telinga dengan tekanan di luar. Tekanan yang meningkat secara cepat-lah yang dapat menyebabkan sakit pada telinga. Untuk menyiasatinya, pastikan Anda terjaga
saat pesawat lepas landas dan mendarat. Karena dalam keadaan tidur, Tuba Eustachius tidak bekerja secara efektif. Sebaiknya hindari bepergian dengan pesawat saat demam atau flu, karena pada kondisi tersebut Tuba Eustachius tidak bisa bekerja optimal. Menelan ludah atau minum air secara teratur juga dapat mengurangi ketidaknyamanan ini.

Beberapa menyarankan untuk mengunyah permen karet atau sengaja menguap lebar saat landas atau mendaratnya pesawat. Memakai earplug juga dapat membantu agar telinga tidak kaget dengan perubahan tekanan di telinga tengah.

Jika Anda bepergian ke luar negeri yang memiliki zona waktu yang berbeda, kemungkinan Anda akan mengalami jet lag, yaitu kondisi yang ditandai dengan keluhan seperti sakit kepala, sakit perut, susah berkonsentrasi, dan sulit tidur. Untuk menyiasatinya pastikan Anda cukup tidur sebelum memulai perjalanan. Perbanyak minum air sebelum, selama, dan setelah penerbangan. Saat tiba di tujuan, paksakan tubuh Anda untuk menyesuaikan diri dengan waktu lokal; ikuti jadwal tidur dan makan sesuai waktu lokal. Karenanya penting untuk mengubah jam Anda sesuai waktu lokal. Makanlah makanan mengandung protein dan sayur-sayuran, serta hindari makanan dengan karbohidrat tinggi seperti pasta, roti dan nasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here