Beranda Berita Bandung Traveller Friendly City, Pintu menuju Bandung yang Ramah

Bandung Traveller Friendly City, Pintu menuju Bandung yang Ramah

139
Belanja di toko YourBandung, kuy ^.^

Dalam rangka memperingati World Tourism Day dan Hari Jadi ke-209 Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung menyelenggarakan Talkshow Bandung Traveller Friendly City di Taman Dewi Sartika, Balai Kota, Jum’at 27 September 2019.

Talkshow ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bandung dan dalam sambutannya Yana Mulyana optimis bahwa pariwisata dapat membawa Kota Bandung menjadi kota wisata yang luar biasa. Beliau berharap konsep kota ramah wisatawan dengan tiga aspek, yakni Ramah Wisatawan, Ramah Anak serta Ramah Disabilitas bisa diterima oleh para wisatawan yang berkunjung.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandung, kami mengapresiasi acara ini. Semoga menjadi pintu menuju Bandung yang ramah sebagai Kota Wisata,” ujar Yana dalam sambutannya.

Oleh karena itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat maupun stakeholder untuk melihat banyaknya wisatawan muslim yang berkelana mencari tempat wisata yang nyaman dan aman bagi mereka. “Mengingat ada sekitar 170 juta wisatawan muslim di dunia yang menjanjikan bagi Kota Bandung jika dapat menangkap peluang tersebut,” lanjutnya.

Hal tersebut juga yang menjadi pendorong Pemkot Bandung untuk membuat roadmap mengenai wisata halal dengan prototype di Jalan Gelap Nyawang.

Yana juga menjelaskan bahwa wisata halal di Kota Bandung yang menjadi pro kontra sebenarnya bukan berarti non muslim tidak bisa mengunjungi Kota Bandung. Wisata halal ini bisa memberi kenyamanan bagi wisatawan muslim yang menghabiskan waktu di Kota Bandung tanpa mengkhawatirkan kuliner, tempat, sarana ibadah sampai toiletnya tidak halal.

Sajian kuliner non-halal akan di beri label, sehingga wisatawan muslim mengetahuinya. Yana juga menyebutkan bahwa Bandung telah memiliki titik kawasan untuk sajian kuliner non-halal, seperti Sudirman Street yang sudah lama menyajikan kuliner non-halal yang memiliki beragam cita rasa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kenny Dewi Kaniasari menuturkan bahwa Talkshow Bandung Traveller Friendly City merupakan upaya akselerasi kualitas pariwisata di Bandung. Dalam sambutannya, Kadisbudpar juga mengajak seluruh masyarakat Bandung untuk mengkampanyekan sadar wisata dan sadar pesona.

“Jika sektor wisata maju namun Sumber Daya Manusia-nya tidak sadar wisata, dirasa kurang optimal dan percuma,” ujar Kenny.

Selain Bandung Traveller Friendly City, Kota Bandung masih memiliki agenda acara lain, yakni Bandung Tourism Festival yang akan digelar pada Sabtu, 28 September 2019 di Taman Dewi Sartika, Balai Kota, yang melibatkan anak-anak sekolah dan akademi yang termasuk di dalam sektor kepariwisataan.

Terakhir, Kenny menyebutkan bahwa pada tahun ini Kota Bandung mengangkat tema untuk World Tourism Day adalah “A better future for all” yang artinya “Masa Depan yang lebih baik untuk kita semua” dan ingin menciptakan Kota Bandung sebagai Kota yang ramah terhadap wisatawan dan konsisten ramah soméah hadé ka sémah.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here