Beranda Kuliner Sleeping Forest, Café Unik di Bandung dengan Sebuah Kisah Fantasi yang Hidup

Sleeping Forest, Café Unik di Bandung dengan Sebuah Kisah Fantasi yang Hidup

536
Sleeping Forest dengan Rancangan Interiornya yang Menyerupai Negeri Fantasi.

Bagi Anda penggemar franchise seri cerita Harry Potter, Narnia, ataupun The Lord of The Rings, Anda dijamin akan sangat menyukai café unik yang satu ini bila berkunjung langsung saat jalan-jalan di Bandung. Café tersebut bernama Sleeping Forest yang memiliki arti hutan yang tidur. Sesuai dengan namanya, Anda akan disajikan sebuah kisah fantasi yang hidup layaknya mimpi yang hadir pada saat tidur.

Walaupun suasananya sedikit terlihat mirip seperti cerita-cerita fiksi ternama dunia, namun ternyata, kisah yang coba ditampilkan di Sleeping Forest merupakan karya yang dituliskan langsung oleh sang pemilik, yakni Angga Nugraha. Dalam cerita yang rencananya akan dirilis dalam bentuk buku tersebut mengisahkan tentang seorang peri bernama Nielle Pallandam yang datang dari sebuah negeri di Samudera Pacific bernama Mordine. Mordine ini merupakan negeri yang berbentuk sebuah pohon berukuran sangat besar yang dilindungi oleh mantra. Pohon tersebut terbagi menjadi bagian-bagian dalam setiap tingkatannya, mulai dari goa dengan gemerlap cahaya yang indah, tempat para dwarves menempa senjata, gunung berapi yang memancarkan lava aktif, dan hutan putih yang berada di puncak tertinggi. Imajinasi dari cerita tersebut kemudian diwujudkan secara apik melalui detail-detail yang dirancang di setiap tingkatan Sleeping Forest yang memang dibuat menyerupai sebuah pohon raksasa.

Pada lanjutan kisahnya, Nielle Palandam kemudian berkelana hingga menemukan sebuah perpustakan besar dengan sebuah buku masak di dalamnya. Buku tersebut menjadi sesuatu yang unik dan baru bagi Nielle Pallandam, karena di negerinya Mordine, para penduduknya tidak pernah memasak. Dalam waktu dua tahun, ia kemudian berhasil menguasai cara memasak seluruh hidangan pada buku tersebut, dan berhasil membuat seluruh rakyat di negerinya menyukai hasil masakannya. Hal inilah yang lalu diterjemahkan melalui berbagai menu lezat yang disajikan oleh Sleeping Forest.

Menu yang dapat disantap di Sleeping Forest terbilang cukup beragam, mulai dari menu-menu tradisional ataupun hidangan ala barat. Namun ada beberapa menu yang menjadi andalan dari café ini, seperti Café de Paris “Sky Sirloin”, Mille Crepes, dan Cloud Biter. Lalu ada juga Gaffe Mokao yang menjadi rekomendasi menu bagi penggemar kopi. Menu ini disajikan secara terpisah antara, susu, saus coklat, dan espresso yang telah dibekukan dalam bentuk ice cube.

Di Sleeping Forest Anda juga dapat menggelar acara seperti birthday maupun wedding party. Untuk kapasitas tempat duduknya, tempat ini dapat menampung hingga 152 orang di tempat duduknya, dan 300 orang dengan konsep standing.

Kisah Nielle Pallandam yang diceritakan melalui plank dan lukisan di Sleeping Forest.

Kisah dari Nielle Pallandam sebenarnya tak berhenti sampai di situ. Setelahnya, Ia kemudian melanjutkan petualangannya untuk bertemu sang penulis buku masak yang ia temukan, serta untuk menciptakan rahasia dari pembuatan 7 heavenly cuisine melalui sebuah obelisk yang berdiri tegak di tengah Sleeping Forest. Penasaran dengan kelanjutan ceritanya? Yuk, mampir ke Sleeping Forest yang beralamat di Jl. L. L. R. E Martadinata (Jl. Riau) No. 193 Bandung. Cerita tentang Nielle Pallandam ini terukir melalui plank logam yang menempel di sekitar dinding café. Selain itu, penggambaran para karakter dari cerita ini juga divisualisasikan dalam deretan lukisan yang akan membantu pengunjung untuk dapat mengimajinasikan kisah dengan baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here