Beranda Sejarah Menyusuri Jejak Perjuangan Pasukan Siliwangi di Museum Mandala Wangsit Bandung

Menyusuri Jejak Perjuangan Pasukan Siliwangi di Museum Mandala Wangsit Bandung

1149
Teras Depan Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Sebagai kota yang pernah melewati banyak peristiwa penting, tentu Bandung memiliki atraksi wisata sejarah yang menarik. Salah satunya adalah dengan menyusuri jejak perjuangan pasukan Siliwangi di Museum Mandala Wangsit. Pasukan Siliwangi sendiri adalah prajurit angkatan bersenjata wilayah Jawa Barat yang menjadi pejuang pada masa perebutan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bangunan Museum Mandala Wangsit merupakan gedung tua karena telah berdiri sejak zaman kolonial Belanda. Awalnya, bangunan itu digunakan sebagai markas militer Belanda. Kemudian sejak tahun 1949, bangunan diambil alih hingga menjadi markas Divisi Siliwangi pertama di Bandung. Hingga akhirnya pada tanggal 23 Mei 1966 diresmikan menjadi Museum Mandala Wangsit oleh Pangdam III/Siliwangi Kolonel Ibrahim Adjie.

Sebelum memasuki gedung museum, Anda akan disambut oleh berbagai macam kendaraan alutsista hingga mobil ambulans yang terparkir di halaman. Mural dan ukiran gambar perjuangan pasukan Siliwangi saat menghadapi musuh juga terpajang di bagian tembok halaman. Sementara untuk memasuki gedung Museum Mandala Wangsit, Anda dapat berjalan menuju ke belakang halaman hingga bertemu dengan petunjuk masuk ke gedung museum.

Relief di Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Gedung Museum Mandala Wangsit terbagi menjadi 11 ruangan, di mana masing-masing ruangan memamerkan koleksi museum sesuai dengan tema dan runutan periode sejarah perjuangan pasukan Siliwangi. Periode sejarah tersebut dimulai dari masa sebelum kemerdekaan Indonesia, perang kemerdekaan, perlawanan DI/TII, pemberontakan APRA-RMS di Sulawesi Selatan, peristiwa G30S/PKI, hingga operasi seroja di Timor Timur. Denah ruangan museum yang berurutan membuat Anda tidak akan kelewatan atau masuk ke ruangan secara acak saat menyusuri jejak sejarah pasukan Siliwangi.

Sebagian besar koleksi museum adalah barang peninggalan asli. Kendati demikian, juga ada barang buatan sebagai ilustrasi. Koleksi barang museum yang dipamerkan sangat banyak. Saat memasuki gedung museum, Anda akan melihat berbagai macam senjata, seperti granat, pistol, dan senjata tajam tradisional. Selanjutnya, lukisan-lukisan ilustrasi kejadian sejarah terpajang di dinding lorong yang akan mengarahkan Anda menuju ruangan berikutnya.

Koleksi Senjata yang Dipajang di Museum Mandala Wangsit Siliwangi

Tak sebatas persenjataan, terdapat pula benda-benda bersejarah lain berupa pakaian, mata uang, emblem, bendera, hingga meja dan kursi kayu yang dulu dipakai saat merumuskan naskah teks proklamasi. Setiap koleksi museum disertai dengan tulisan untuk menjelaskan sejarah dari barang-barang peninggalan tersebut. Selain itu juga dipajang foto-foto perjuangan pasukan Siliwangi pada masa lalu, sehingga Anda dapat merasakan nostalgia peristiwa sejarah yang pernah terjadi.

Koleksi Benda Bersejarah di Museum Mandala Wangsit

Lokasi Museum Mandala Wangsit Siliwangi berada di Jalan Lembong No. 38, Kota Bandung. Letaknya tak jauh dari lokasi wisata Jalan Braga. Anda dapat mengunjungi museum setiap hari kecuali Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Jam operasional museum mulai dari pukul 08.00 – 15.00 dengan waktu istirahat pada pukul 12.00 – 13.00. Tidak ada biaya tiket masuk untuk mengunjungi Museum Mandala Wangsit. Anda hanya perlu mengisi buku tamu dan menyimpan barang bawaan di tempat yang telah disediakan sebelum masuk ke gedung Museum Mandala Wangsit.

Tautan Artikel : http://yourbandung.com/menyusuri-jejak-perjuangan-pasukan-siliwangi-di-museum-mandala-wangsit-bandung/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here