Beranda Acara Mastery by Crown Group, Property Teranyar Hasil Kolaborasi Tiga Arsitek Papan Atas...

Mastery by Crown Group, Property Teranyar Hasil Kolaborasi Tiga Arsitek Papan Atas Dunia

104
GM Strategic and Corporate Communication Indonesia Crown International Holding Group, Bagus Sukmana, menceritakan sosok arsitek Kengo Kuma yang menjadi bagian dari proyek Mastery by Crown Group pada konferensi pers yang digelar di The Luxton Hotel Bandung pada Rabu (24/10) siang.

Pada tahun 1994, arsitek asal Surabaya Iwan Sunito mendirikan perusahaan property Crown Group bersama rekannya Paul Sathio. Puluhan tahun berselang, perusahaan yang berbasis di Australia ini telah menangani berbagai proyek besar, dan mengukuhkan diri sebagai luxury property developer terbaik di bidangnya. Hal ini ditunjukan dengan raihan penghargaan “Developer of the Year” versi Property and Bank Award pada tahun 2016. Setelah meluncurkan Waterfall by Crown Group di Waterloo dan Infinity by Crown Group di Green Square, perusahaan tersebut mengenalkan proyek property teranyarnya yang diberi nama Mastery by Crown Group. Bersama dengan Kengo Kuma dan Koichi Takada, proyek Iwan Sunito ini akan menjadi hasil karya kolaborasi tiga arsitek papan atas dunia.

Pada proyek Mastery by Crown Group ini, Kengo Kuma mencoba merealisasikan sebuah ide bangunan unik dengan konsep ‘stacking forest’ atau ‘hutan susun’. Idenya tersebut berasal dari pemikirannya bahwa antara alam dan manusia selalu terhubung, maka, arsitektur yang baik akan bergerak bersama dengan alam. Untuk tiga menara hunian lainnya, kali ini Koichi Takada yang akan menunjukan kemampuannya melalui rancangan yang akan menjadi sebuah oasis perkotaan yang hijau dengan budaya lokal yang dinamis ditambah gaya hidup resort bagi para penghuninya.

Mastery by Crown Group ini nantinya akan dibangun di Sydney. Salah satu alasannya di antaranya karena Ibu Kota Australia tersebut menempati urutan pertama kota dengan peningkatan harga property per tahun. Hal ini tentu dapat menjadi daya tarik bagi para pembeli untuk menginvestasikan dananya di Mastery. Selain itu, Sydney juga termasuk ke dalam sepuluh besar kota layak huni di dunia.

Dalam konferensi pers yang digelar di The Luxton Hotel Bandung pada Rabu (24/10) siang, GM Strategic and Corporate Communication Indonesia Crown International Holding Group, Bagus Sukmana mengatakan bahwa buyer terbanyak property Crown Group selama ini berasal dari Bandung dan Surabaya. Hal inilah yang kemudian membawa Crown Group untuk memperkenalkan Mastery di Indonesia. “Alasan utama pembelian property di Australia oleh orang Indonesia itu ada tiga, yakni untuk investasi, untuk anaknya yang bersekolah, dan memang untuk pindah tinggal,” ungkap Bagus.

Rencananya, Mastery by Crown Group akan mulai dijual pada 17 November 2018 dengan marketing gallery yang terletak di 30-36 O’Dea Avenue, Waterloo. Secara keseluruhan, Mastery by Crown Group akan memiliki 384 unit apartemen yang terbagi ke dalam lima menara hunian yang dilengkapi dengan infinity pool, ruang olahraga, ruang komunitas, serta area perbelanjaan dan kuliner di lantai dasar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here