Beranda Bandung Kota 4 Creative Space & Galeri Seni yang Asyik Buat Nongkrong di Bandung

4 Creative Space & Galeri Seni yang Asyik Buat Nongkrong di Bandung

1348
Spasial, Gudang Selatan

Bandung telah melahirkan banyak seniman terkemuka seperti Affandi, Popo Iskandar, Hendra Gunawan, Sunaryo, dll. Bagi seorang seniman ada dua proses yang harus dijalani yaitu berkarya dan mengapreasi karya seni. Semakin diminatinya jurusan seni rupa dan desain di ruang akademik hari ini, membuat galeri dan ruang alternatif semakin dibutuhan oleh para seniman muda sebagai wahana ekspresi dalam berkarya. Berikut ini adalah 4 lokasi Creative Space & Galeri Seni di Bandung yang tak hanya dapat menjadi tempat alternatif untuk menyelenggarakan event exhibition, tapi juga telah menjadi tempat favorite untuk nongkrong di Bandung.

1. The Parlor

Kesan pertama yang akan kamu dapatkan saat mengunjungi The Parlor adalah konsepnya yang dekat dengan dunia anak muda, penuh warna dan dinamis. Berlokasi di Rancakendal Luhur No. 9, The Parlor diambil dari bahasa Prancis yang berarti Ruang Tamu. Selain digunakan untuk ruang pameran alternatif bagi para seniman muda, desain tempat dan interiornya memberikan kenyamanan yang lebih. Di tempat ini juga dijual beberapa karya seni dengan nama tokonya The Artsy.

Baca juga: http://yourbandung.com/the-parlor-tempat-nongkrong-seru-dengan-konsep-creative-space-di-bandung/

2. Spasial

Gudang Selatan yang pada awal mulanya hanya berisikan rumah rumah tua kini telah disulap oleh tangan-tangan kreatif anak muda Kota Bandung menjadi Spasial tempat berkumpulnya ide-ide juga ruang alternatif untuk memamerkan karya grafis, fotografi dan pemutaran film. Selain menjadi ruang alternatif, spasial jadi gudang tumbuhnya ekonomi kreatif dengan adanya distro, barber shop dan coffee shop. Spasial berlokasi di Jl. Gudang Selatan No.22 Bandung.

3. Omnispace

Keberadaan Omunium sebagai tempat baca yang mungil dan menjual berbagai macam CD album musisi indie Indonesia terus berlanjut dengan membuka Omnispace sebagai ruang alternatif pameran seni. Lokasinya ada di lantai 3 Omunium Building Ciumbuleuit no. 151B Bandung

Omnispace dirancang sesantai mungkin agar bisa menjangkau semua kalangan. Berbagai macam pameran seni rutin digelar setiap bulannya. Pada satu kesempatan di tahun 2017 kemarin Omnispace bekerjasama dengan Ruang Gerilya meluncurkan sebuah buku berjudul LIPLAP: 35 Bandung Artists Under 35 yang berisikan 35 orang seniman muda Bandung dengan pemikiran mereka tentang seni rupa, disusun oleh Doni Ahmad dan Adhisuryo.

4. Ruang Gerilya

Ruang Gerilya didirikan oleh Muhammad Zico Albaiquni yang juga anak salah satu seniman senior di Bandung, Tisna Sanjaya lokasinya berdekatan dengan kampus Universitas Padjajaran. Dari luar tidak tampak seperti galeri lebih seperti tempat berkumpulnya mahasiswa untuk berdiskusi. Ruang Gerilya juga pernah mengadakan program residensi dengan nama Gerilya Artist Residency Program (GARP) dengan mendatangkan seniman dari Asia Tenggara seperti Mari Takemoto (Jepang), Kim Yeonkyung (Korea), dan Tomo Matsuoka (Jepang)

Info dan jadwal lengkap pameran bisa dicek langsung lewat instagramnya @ruanggerilya

Dari 4 galeri seni alternatif ini, makanah yang paling membuatmu penasaran. Rekreasi mata bisa dengan cara datang ke tempat-tempat dengan pemandangan yang indah, rekreasi jiwa bisa dengan menikmati karya seni bersama dengan teman atau orang-orang terkasih. Semoga ulasan sederhana dari kami ini bisa membuatmu bahagia.

Tautan artikel ini :http://yourbandung.com/4-creative-space-galeri-seni-yang-asyik-buat-nongkrong-di-bandung/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here